Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘premi’

Asuransi Pendidikan & Tabungan Pendidikan

Seringkali kita bingung apa yang membedakan antara asuransi pendidikan dengan tabungan pendidikan.

Pada dasarnya, menabung / asuransi itu baik. intinya adalah supaya apa yang kita bisa hasilkan selagi kita masih produktif, dapat juga memberikan kita kesempatan untuk merancang kehidupan finansial kita di masa depan. Karena tidak ada yang tau apa yang mungkin terjadi hari esok.

Asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan pada dasarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu sebuah investasi yang khusus dipersiapkan untuk mencukup biaya pendidikannya nanti. Agar pada saatnya anak-anak Anda masuk sekolah atau kuliah, Anda tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkan dari mana mencukupi biaya pendidikannya.

Walaupun memiliki tujuan yang sama, namun asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan memiliki karakteristik yang berbeda. Dan untuk menentukan mana yang lebih baik, tentu saja kita perlu melihat mana yang lebih cocok untuk Anda jalankan. Asuransi pendidikan adalah asuransi plus investasi untuk pendidikan, sedangkan tabungan pendidikan adalah investasi untuk pendidikan yang dilindungi dengan asuransi.

Pertama, kita akan bahas dulu tabungan pendidikan. Tabungan pendidikan adalah sebuah tabungan yang dirancang khusus di bank dimana seorang nasabah menabung secara periodik dan otomatis kedalam sebuah rekening yang diberi jangka waktu tertentu agar bisa sesuai dengan jadwal pendidikan anak sekolah. Karena dananya dikunci, biasanya bank akan menawarkan hasil investasi yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa. Bisa dikatakan produk ini adalah kombinasi antara tabungan dan deposito, disebut tabungan karena setorannya dilakukan secara bertahap dan seperti deposito karena dikunci selama jangka waktu tertentu.

Walaupun diberikan jangka waktu, namun bisa saja orang tua mencairkan tabungan tersebut sebelum saatnya jatuh tempo. Namun tentunya sama seperti deposito, akan dikenakan penalti atas hal ini. Saya sarankan agar hal ini tidak dilakukan kecuali dalam keadaan darurat.

Selain sebagai sarana investasi, tabungan pendidikan juga dilengkapi dengan asuransi. Artinya, jika Anda sebagai pencari nafkah meninggal dunia dan tidak bisa lagi menabung untuk biaya pendidikan anak-anak, maka asuransi akan menggantikan setoran tabungan itu. Tanpa harus menabung lagi, biaya pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.

Kedua yaitu asuransi pendidikan. Karena produk dasarnya asuransi, lebih tepatnya asuransi jiwa, maka asuransi pendidikan ini sebetulnya tidak berbeda jauh dengan produk asuransi jiwa lainnya. Yaitu program yang akan memberikan keluarga Anda manfaat jika terjadi resiko kematian. Manfaat yang diterima biasanya adalah santunan dan hasil investasi untuk biaya pendidikan. Namun jika tidak terjadi resiko kematian, maka asuransi akan memberikan sejumlah beasiswa pendidikan yang tidak lain berasal dari investasi Anda berupa premi yang sudah dibayarkan.

Sebagai produk asuransi, maka tentunya investasi ini tidak bisa dicairkan setiap saat. Investasi ini baru bisa dicairkan dengan dua kondisi. Pertama, yaitu apabila telah jatuh tempo, dan yang kedua yaitu jika terjadi resiko kematian. Jatuh temponya sendiri bisa diatur dan disesuaikan dengan jadwal pendidikan anak-anak, agar pas anak masuk sekolah, pas uangnya cair.

Biasanya hasil investasi di asuransi pendidikan relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan pendidikan. Namun asuransi tidak bisa sefleksibel tabungan, kalau mau dihentikan ditengah jalan, harus menunggu sekitar 3 tahun sampai ada nilai tunai untuk diuangkan. Dan biasanya, prosesnya pun lebih berbelit dan perlu waktu lebih lama dibandingkan dengan tabungan pendidikan.

Melihat karakteristik dari keduanya dapat disimpulkan pula bahwa tabungan pendidikan merupakan investasi jangka pendek hingga menengah, sedangkan asuransi pendidikan merupakan investasi jangka menengah hingga panjang.

Namun kekuatiran banyak orang adalah bagaimana bila kita terkena musibah, sedangkan keluarga masih menjadi tanggungan kita? Bagaimana bila tidak ada lagi penghasilan yang bisa kita sisihkan untuk mereka? Sangat berbahaya bila tabungan rutin yang tadinya disiapkan khusus untuk mereka justru terpaksa terkuras oleh kita sendiri. Bisa pula justru merekalah yang akhirnya harus melanjutkan tabungan itu, karena bila tidak maka tujuan yang semula demi kebaikan mereka malah terancam tidak terlaksana. Lalu, bagaimana masa depan mereka selanjutnya?

Maka dapat disimpulkan bahwa kita sangat memerlukan 1 (satu) produk yang dapat menjadi solusi secara menyeluruh dimana;
1. Kita dapat menabung dengan tujuan masing²
2. Bila terjadi/terkena musibah/hal yang tidak diinginkan, tabungan tersebut tetap aman, dimana tujuan menabung tetap akan tercapai.

Yang menjadi pertanyaan kemudian adalah, dimana kita mendapatkan program tersebut? Lembaga Keuangan/ Bank atau Perusahaan Asuransi? Anda dapat menjawabnya sendiri dan menemukan solusi yang tepat seturut manfaat yang akan anda inginkan.

Untuk Informasi lebih lanjut bisa menghubungi saya.

PERMOHONANILUSTRASI ALLIANZSYARIAH

share

Social Bookmarking

Iklan

Read Full Post »

Cara Hitung Nilai Jiwa Anda

Semua barang di dunia ini ada nilai jiwanya, sekalipun dia benda mati atau pun hidup. Berapa harga Baju yang Anda pakai? Berapa harga Pulpen yang Anda punya? Semua benda di dunia ini mempunyai nilai jiwa. Mungkin harga baju ada yg 50 ribu sampai 1 juta.

Nah.., kalau benda aja ada nilainya. Maka Hidup Anda pun punya nilai jiwa juga..
Begini perhitungannya:

Cara pertama :

1. Berapa Gaji Anda? misalkan gaji Anda 5 juta/bulan, maka nilai jiwa Anda adalah

5 juta/bulan x 12 = 60 juta/tahun << nilai jiwa 1 tahun

itu kan dalam setahun, so kalau 5 tahun dan 10 tahun berapa donk nilai jiwa Anda ?ya tinggal di kalikan saja

60 juta/tahun x 5 =300juta
60juta/tahun x 10 =600juta

Jadi kalau Anda seorang suami dan suatu saat Meninggal , Anda benar2x harus menyediakan dana 600juta dalam rekening agar istri dan anak2x Anda dapat hidup selama 10 tahun. Tapi apakah mungkin menabung semua gaji yang di trima di BANK ?
Jawabannya pasti ga mungkin, karena kita punya kebutuhan. Kebanyakan orang tidak bisa menabung secara teratur.

Cara ke dua :
Perhitungan melalui Bunga BANK 0.5% /bulan

berapa si jumlah uang yang harus kita tabung dengan bunga 0.5% agar dapat mengganti penghasilan kita sebesar 5 juta/bulan?

0.5 x (berapa uang yg harus kita tabung/deposito) = 5 juta/bulan

Jawabannya adalah sebesar 1 Milyard

So apakah Anda Punya ? Tentu jawabannya sulit atau mungkin Anda tidak punya

SOLUSI

solusi pertama :
Anda menabung di BANK sebesar 750 ribu/bulan selama 50 tahun sehingga tercapai 500 juta.
resikonya: itu kalu sehat selama 50 tahun, Kalau baru 3 tahun menabung tiba2x Anda mengalami Sakit, Kecelakaan, Cacat dan Meninggal ? uang baru terkumpul 27 jt. TEntunya impian Anda tidak akan pernah tercapai… malah mungkin Anda akan pinjam uang yang akan menyebabkan hutang.

solusi ke dua :
Jika Anda berumur 30 tahun dan ingin mengumpulkan Uang 500jt, maka Anda hanya perlu menabung 750rb di TAPRO ALLIANZ, maka Anda akan mendapatkan Manfaat Rumah Sakit
1.SAKIT KRITIS —¬† 1 M
2.KECELAKAAN — 1 M
3.CACAT — 1 M
4. MENINGGAL — 1 M

tabungan tahun ke 10 = 100jt ++
tabungan tahun ke 20 = 200jt ++

Manfaat Lain yaitu jika mengalami SAKIT/CACAT, maka Anda tidak perlu menabung lagi, tapi akan di tabungkan sebesar 750rb/bulan atau 9 juta/tahun sampai Umur Anda 65 tahun.

penting !!! ALLIANZ dapat memberikan Manfaat 3x lebih besar di Banding perusahaan lainnya…
Jadi Anda tidak akan mendapatkan manfaat sebesar ini di Perusahaan Asuransi manapun..

Silahkan Cek sendiri bagi yg punya polis selain dari ALLIANZ, yg menabung 1-2 juta pun mungkin tidak akan mendapatkan manfaat sebesar 500 juta seperti di atas.

PERMOHONAN ILUSTRASI ALLIANZ SYARIAH
257ac2312c324ddb900b0eeb81cd88dd

share

Social Bookmarking

Read Full Post »